Bara Asmara (Barokah - Assakinah Mawaddah Warohmah)

Bara Asmara merupakan singkatan dari Meraih Barokah dengan Assakinah Mawaddah Warohmah, salah satu judul kajian dari program KRPH (Kajian Rutin Pagi Hari) Masjid Mardliyyah UGM yang disampaikan oleh Ustad Salim A. Fillah. Saya mendengarkan rekamannya via RadioKRPH yang bisa di-download di sini , kajian ini sebenarnya dilaksanakan pada bulan Februari 2012 (ternyata sudah super lama, ketinggalan kereta hehe :D). Saya mencoba menulis ulang materi kajian tersebut.

Sakinah, mawaddah warohmah merupakan kata - kata yang tidak asing kita dengar, kata - kata tersebut tercantum di dalam firman Allah QS. Ar Rum:21

dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir (QS Ar Rum :21).

Imam Ibnu Katsir menjelaskan makna kalimat “Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri” adalah Allah menciptakan perempuan bagi kamu dari jenis kamu untuk menjadi istri (pasangan) kamu. Di dalam Al Qur’an banyak sekali ayat-ayat yang menjelaskan bahwa perempuan diciptakan dari jenisnya laki-laki diantaranya adalah di dalam QS An Nisa’:1

Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari seorang diri, dan dari padanya[1]Allah menciptakan isterinya; dan dari pada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu (QS An Nisa’:1)

Dari ayat tersebut, “Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak“, perkembang biakkan ini dalam islam diatur dalam suatu pernikahan yang dimulai dengan suatu perjanjian yang kokoh dan mulia (mitsaqon gholidzo).

1. Sakinah
Allah menciptakan Hawa dari Adam, agar Adam tentram karena berasal dari satu unsur yang sama, saat gelisah, ketenangannya ada dalam bagian dari dirinya, yaitu Hawa. Inilah sakinah, sesuai dengan potongan ayat QS Ar Rum:21 “Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya“. Menurut Imam Ibnu Katsir, makna dari sakinah adalah
a. Supaya kamu kemudian bisa menjaga kehormatanmu/iffahmu
Dengan kehadiran seorang istri, seorang laki-laki terhindar dari kemaksiatan, laki - laki dapat menjaga kesuciannya (begitu juga sebaliknya dengan kehadiran seorang suami bagi perempuan). Dapat berlari dari haram yang keji menuju halal yang suci, dari haram yang penuh dosa menuju ibadah yang penuh dengan pahala. Suami dan istri saling terikat aktifahnya/perasaannya, keterikatan perasaan ini didasarkan pada keimanan kepada Allah, menjadikan cinta antara suami dan istri untuk beribadah kepada Allah.
b. Supaya kamu cenderung kepadanya
Menjadikan pasangan hidup tempat berlabuh, tempat untuk membagi keluh kesah, sharing perasaan, mencurahkan hati. Suami istri saling cenderung satu sama lain, tempat dimana saling membagi segala rasa dalam kehidupan.
Kecenderungan terhadap istri ini harus selalu dibangun, seperti yang tercantum dalam hadits Rasulullah

“Jika salah seorang di antara kamu melihat wanita cantik dan hatinya menjadi cenderung kepada wanita itu, maka ia harus langsung pulang dan menemui istrinya dan mendatanginya di tempat tidur supaya ia terhindar dari pikiran yang kotor.” (HR Muslim).

c. Supaya kamu merasakan ketenangan lahir dan batin
Merasakan i’tinan, ketentraman, tuma’ninah, ketenangan lahir dan batin dengan kehadiran suami/istri. Ketenangan tercapai karena terdapat gelombang yang sama antara suami dan istri, yaitu karena adanya kesamaan iman, kesamaan untuk mengagungkan Rabb. Faktor terpenting untuk membangun sakinah bukanlah kesamaan yang lain melainkan kesamaan iman dan takwa untuk menganggungkan dan beribadah kepada Allah. Dengan adanya faktor keimanan diantara suami dan istri, faktor - faktor dan kesamaan yang lain akan mudah menyesuaikan.

Dalam hadits Rasulullah, faktor utama untuk memilih pasangan hidup adalah karena agamanya, menikahlah karena dien-nya, maka kamu akan beruntung. Pemahaman agama seseorang di sini maksudnya tercermin dari ilmu, amal dan komitmen untuk mencari ilmu dan beramal.

Dari Abu Hurairah – rhadiyallahu anhu – dari Nabi Muhammad SAW, beliau berkata: “Seorang perempuan dinikahi karena empat perkara, karena hartanya, karena kedudukannya, karena kecantikannya, (atau) karena agamanya. Pilihlah yang beragama, maka kau akan beruntung, (jika tidak, semoga kau) menjadi miskin”.

Sakinah dapat terwujud dengan adanya keimanan dan ketakwaan kepada Allah. Sakinah melahirkan ketentraman, yang dibutuhkan untuk membesarkan generasi penerus (keturunan). Mendidik generasi penerus(keturunan) untuk menaati Allah agar menjadi keturunan sholeh dan sholehah serta qurrota’ayun, seperti yang diperintahkan oleh Allah dalam firmannya QS At-Tahrim:6 . Tanpa sakinah dan ketentraman, ikhtiar untuk mendidik generasi penerus tidak akan bisa dicapai secara optimal

“Wahai orang-orang yang beriman, jagalah diri kalian dan keluarga kalian dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu, penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.” (At-Tahrim: 6)

2. Mawwadah
Imam Ibnu Katsir menjelaskan bahwa mawwadah adalah cinta yang bergelora, rasa cinta yang memprioritaskan orang yang dicintainya. Berbeda dengan sakinah yang diawali dengan kata holaqo pada QS Ar Rum:21, mawwadah diawali dengan kata ja’ala. Dimana perbedaannya? Holaqo mengandung makna penciptaan tanpa syarat, penciptaan secara natural sedangkan Ja’ala merupakan penciptaan oleh Allah dimana hamba-hambanya diberikan ruang - ruang untuk berkarya. Sakinah merupakan sebuah keniscayaan, penciptaan dari seorang istri dari kalangan sendiri dan sejenis, sakinah merupakan “modal” yang diberikan oleh Allah bagi pasangan suami istri. Sedangkan mawwadah dan warohmah, membutuhkan upaya dari manusia. Pasangan orang beriman memerlukan ilmu, keterampilan, latihan untuk bisa mengeskpresikan cintanya. Cukup banyak kasus dalam pernikahan yang bukan dikarenakan kurangnya cinta, tetapi kurangnya ilmu untuk mengekspresikan cinta.

Mawwadattan, cinta yang bergelora, cinta yang berhubungan dengan hubungan fisik antara suami istri, muncul sebagai passion/gairah atau semangat kehidupan dalam keseharian, beberapa tanda mawwadah yang ditumbuhkan
a. menggebu - gebu, bergelora, banyak mengingat
b. seorang yg dilanda mawaddah banyak berkomunikasi, banyak berbincang
c. saling memberikan kejutan dan hadiah

3. Warohmah
Rahmah adalah kasih sayang dan kelembutan, yaitu rasa cinta yang mengutamakan yang dicintai karena takut akan menyakiti/menimpa keburukan/melukai, penjagaan yang sangat besar terhadap pasangan satu sama lain.

Sakinah, mawwadah, warohmah, kebaikannya diikat dalam satu kata yaitu “barokah”. Barokah mengandung arti ziyadatul khair ‘ala al ghair, yaitu bertambahnya kebaikan dalam setiap hal/keadaan. Sakinah, mawwadah dan warohmah yang diikat dengan barokah akan membuat pasangan suami istri semakin dekat kepada Allah, semuanya terasa indah, di dalam sedih ada kesabaran di dalam kebahagiaan ada rasa syukur. Rasulullah mencontohkan do’a pengantin yang sangat indah

“Barakallahu laka wa baraka ‘alaik, wa jama’a bainakuma fi khair”
Mudah-mudahan Allah memberkahimu, baik ketika senang mahupun susah dan selalu mengumpulkan kamu berdua pada kebaikan”(HR. Abu Daud, Tirmidzi dan Ibn Majjah)

Tidak ada kehidupan manusia layaknya seperti di negeri dongeng, pangeran dan putri menikah dan hidup bahagia selama - lamanya. Dalam menjalani rumah tangga dan kehidupan, ada saat bahagia, ada saat sedih, tetapi semuanya terikat dalam barokah untuk selalu beribadah kepada Allah, semuanya akan terasa sangat indah hingga khusnul khotimah dan memasuki surgaNya bersama kelak. Sehingga hati - hati dalam memberikan do’a bagi pengantin, misalnya ada versi
a. Semoga langgeng sampai kaki kaki ninen ninen, doa ini tidak mendoakan untuk khusnul khatimah

b. Semoga langgeng dunia akhirat, do’a ini hanya mendoakan langgeng dunia akhirat, tetapi bagaimana jika langgeng-nya di neraka?

Menikah dikatakan separuh dien, karena dengan menikah akan terbuka kesempatan amal - amal baru bagi manusia yang tidak dapat dilakukan jika masih “single”, beribadah bersama antara suami dan istri kepada Allah, berusaha mencapai keberkahan dengan sakinah, mawwadah dan warohmah hingga khusnul khotimah dan memasuki surgaNya bersama kelak dengan keturunan yang sholeh dan sholehah. Indahnya pernikahan dalam islam.

Sesi tanya jawab:
1. Bagaimana cara menjaga sakinah mawwadah warohmah jika menjalani LDR (long distance relationship)?
Jawaban :
Sebenarnya saat LDR, kesempatan untuk saling merindukan dan mewujudkan samara cukup besar, salah satu caranya pertemuan dijaga baik, komunikasi dijaga baik, memberikan surprise, kejutan dan hadiah.

2. Apakah maksud/cerita dibalik hadits

Ibnu Majah meriwayatkan hadits yang dari Abdullah bin Abi Aufa, ia berkata: Saat Mu’adz tiba dari Syam, ia bersujud kepada Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam. Beliau berkata: “Apa ini wahai Mu’adz?”
Mu’adz menjawab, “Aku telah datang ke Syam, aku temui mereka bersujud kepada para pemimpin dan penguasa mereka. Lalu aku berniat dalam hatiku melakukan itu kepada Anda.”
Kemudian Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallambersabda: “Jangan lakukan itu, kalau saja aku (boleh) memerintahkan seseorang bersujud kepada selain Allah, pastilah aku perintahkan wanita bersujud kepada suaminya. Demi Dzat yang jiwa Muhammad di tangan-Nya, tidaklah seorang istri disebut telah menunaikan hak Rabb-nya sehingga ia menunaikan hak suaminya. Kalau saja suami memintanya untuk melayaninya sementara ia berada di atas pelana unta, maka hal itu tidak boleh menghalanginya.”
(Dishahihkan oleh Al-Albani dalam Shahih Ibni Majah)

Jawaban :
Yang harus ditaati istri adalah suaminya, yang harus ditaati oleh suami adalah bundanya. Suami berkuasa terhadap istri, sedangkan ibu terhadap anak laki - lakinya, tetapi ini tidak dijadikan tirani.

Terdapat satu hadits dari Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam–menurut sebagian ulama statusnya hasan- yang meguatkan hal ini, dari ‘Aisyah Radhiyallahu ‘Anha, berkata: Aku pernah bertanya kepada Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, “Siapakah wanita paling besar haknya atas wanita?” Beliau menjawab: “Suaminya.”
Aku bertanya lagi, “Lalu siapa manusia yang paling besar haknya atas laki-laki?” Beliau menjawab, “ibunya.” (HR. al-Hakim, namun hadits ini didhaifkan oleh Al-Albani dalam Dhaif al-Targhib wa al-Tarhib, no. 1212)

Maknanya banyak kebaikan istri diletakkan oleh Allah SWT kepada baktinya terhadap suami. Bakti yg besar kepada suami merupakan kunci memasuki surga bagi seorang istri. Jika seorang istri wafat terlebih dahulu dalam keadaan suami meridhoinya, maka surga baginya. Salah satu hadits yang menjelaskan tentang istri sholihah yaitu istri yang selalu berusaha untuk mendapatkan ridho suaminya,

“Maukah aku beritahukan kepada kalian, istri-istri kalian yang menjadi penghuni surga yaitu istri yang penuh kasih sayang, banyak anak, selalu kembali kepada suaminya. Di mana jika suaminya marah, dia mendatangi suaminya dan meletakkan tangannya pada tangan suaminya seraya berkata:
“Aku tak dapat tidur sebelum engkau ridha.”
(HR. An-Nasai dalam Isyratun Nisa no. 257. Silsilah Al-Ahadits Ash Shahihah, Asy-Syaikh Al Albani rahimahullah, no. 287)

Seorang istri wajib mengingatkan suaminya dengan cara yang agung, mulia dan ta’lim ketika suaminya keliru dan salah, dan seorang istri juga harus bisa mendengarkan nasihat - nasihat dari suaminya ketika suami memberikan pengajaran terhadap dirinya.

3. Apakah menikah dengan cara menggunakan proposal/CV lebih menjamin sakinah mawwadah warohmah daripada dengan cara “menembak langsung”?
Jawaban
Tidak ada yang menjamin.
Yang menjadi jaminan adalah apakah prosesnya dilalui dengan kebaikan atau tidak, apakah prosesnya terjaga hukum syar’i-nya atau tidak. Proposal merupakan salah satu wasilah yang diharapkan agar ada keterjagaan proses dalam ikhtiar menjemput jodoh terbaik yang sesuai dengan cara islam.
Dua prinsip yang harus dipegang dalam proses menjemput jodoh terbaik
1. Tidak akan menyesal orang yg istikharoh
2. Tidak akan rugi orang yg musyawaroh, proposal merupakan salah satu cara atau wasilah untuk musyawaroh.

gambar diambil dari sini


Inu Yasha

Jum’at lalu, saat pulang dari lab, sekitar jam 7 malam, ada yang “ngamen” di Hiyoshi Eki, instrumennya Saksofon. Ngamen orang Jepang beda dengan di Indonesia, kalau di Jepang mereka perform dan menyiapkan meja kecil, di meja kecil itu ada CD recording mereka, jadi mereka menjual CD tersebut, sayangnya HP android saya lowbat, g bisa ambil gambar, zaannneeennn ><

Anyway, g kerasa, saya ikutan orang - orang berhenti dan lihat perform-nya, sugoi, kerenn! Perasaan pernah denger lagu yang dibawain pe-”ngamen”-nya, setelah diingat-ingat, ternyata lagu opening sound track anime Inu Yasha “I want to change the world“, ya ampunn udah lama banget, jadi flash back :). Inu Yasha is one of my favorite anime. Karena setting latarnya banyak menampilkan bunga sakura dan keindahan alam Jepang, dulu sempat punya keinginan, supaya bisa sampai negeri Sakura, alhamdulillah, another wish comes true, many thanks to Allah, maka ni’mat tuhanmu yang mana lagi yang kau dustakan? :)


Doaku

Saat mendengarkan live streaming MQFM Bandung, terputar musik positif berjudul “Doaku” oleh Ali Sastra. Lirik dan lagunya sangat menyentuh, will make you shed a tear …

Mohon dengarkan
Aku malam ini
Untuk ringankan langkah kaki
dengarkanlah

Doaku semoga aku tak terlambat
memberi yang terbaik dari hidupku
Semoga kau terima semua ibadahku
Masukkanlah diriku untuk kekal di SurgaMu

Mohon pilihkan dari yang kupinta
Pilih yang terbaik untukku
Doaku….

Doaku semoga Aku tak terlambat
Memberi yang terbaik dari hidupku
Semoga Engkau terima semua ibadahku
Masukkanlah diriku untuk kekal di SurgaMu


Kehidupan Berkereta di Tokyo dan Sekitarnya

Mulai bulan April, saya pindah ke dormitory baru. Berbeda dengan dormitory sebelumnya yang sangat dekat dengan kampus, yaitu sekitar 10 menit on foot, dormitory yang baru cukup jauh, membutuhkan waktu 70 menit by train + on foot. Dormitory baru saya sangat comfort dan murah karena disubsidi oleh pemerintah Yokohama. Cerita tentang dormitory baru saya, insyaAllah saya tulis di next artikel :).

Akhirnya saya merasakan hidup menjadi seorang densha no kanojo, merasakan kehidupan berkereta :D. Dari dormitory ke stasiun terdekat yaitu Tsurumi station membutuhkan waktu 20 menit dengan berjalan kaki. Sebenarnya bisa naik bus, tetapi bus terbatas dengan jadwalnya dan juga masih membutuhkan jalan kaki yang tidak dekat, jadi kurang worthy lah…hehe :D. Dari Tsurumi station saya naik kereta ke Yokohama station, membutuhkan waktu sekitar 15 menit, di Yokohama station saya transit kemudian naik kereta ke Hiyoshi station sekitar 20 menit. Dari Hiyoshi station ke kampus, saya jalan kaki sekitar 15 menit, yaps jadi total 70 menit, 35 menit by train + 35 menit on foot, mungkin lebih dari 1000 langkah per hari :D.

Terdapat beberapa pilihan rute dari Tsurumi station ke Hiyoshi station, kita bisa mengeceknya dengan servis yang disediakan oleh Jorudan, masukkan asal dan tujuan serta waktunya, maka akan keluar beberapa alternatif rute kereta yang bisa dinaiki. Ada alternatif dengan biaya yang murah, alternatif dengan waktu tercepat dan alternatif dengan rute mudah (g perlu transit berkali - kali :D).

Berhubung harus menghemat (alasan klasik), tentunya saya memilih alternatif rute yang paling murah :D. Saya memilih rute Tsurumi ke Yokohama dengan Keikyu line + Yokohama ke Hiyoshi dengan Tokyu Toyoko line. Saya berlangganan commuter pass, dengan berlangganan harganya bisa jauh lebih murah, apalagi dengan status student. Regular price untuk rute saya 760 JPY return, sedangkan jika berlangganan 1 bulan (unlimited 1 bulan kita menggunakan kereta dgn rute tsb) hanya 5190 JPY, bedanya jauh banget :). Biaya langganannya akan semakin murah kalau priodenya semakin lama.

Passmo Card

Kadang terasa super capek, soalnya jalan jauh banget ><, apalagi kalau ada eksperimen yang g bisa ditinggal dan saya harus mengejar the last train ***pufff. Anyway, harus tetap bersyukur, alhamdulillah, karena kereta di Jepang super keren, bukan saja karena teknologinya tetapi juga behaviour dari para penggunanya :)

1. Rute kereta di Tokyo dan sekitarnya sangat rumit dan padat, tetapi jangan khawatir karena banyak penyedia informasi tentang hal ini, seperti servis yang disediakan oleh Jorudan atau Hyperdia, cukup masukkan asal, tujuan dan waktu keberangkatan.

Salah satu bagian rute kereta di Tokyo dan sekitarnya

2. Orang Jepang identik dengan antri dan disiplin, begitu juga dengan naik kereta. Semuanya antri dengan tertib sambil membaca buku atau memegang gadget mereka. Entahlah kok bisa ya? hehe… Walaupun ada gempa, ada angin topan, mereka tetap tertib, kecuali kalau ada instruksi dari pemerintah setempat.

Antrian saat menunggu kereta (tidak sedang peak time)

3. Apa yang dilakukan para penumpang di kereta? Membaca, apapun jenis bacaannya mulai dari paper, text book, koran, manga bahkan bacaan yang seharusnya g dibaca hohoho… Selain membaca, ada juga yang main game, tidur bahkan ada yang buka laptop sambil ngoding, whats??? Di kereta, kita tidak boleh call atau terima call, tidak boleh membuat keributan yang mengganggu, seperti ngobrol keras2, jadi suasana di kereta, sunyi senyap hening… dan tidak boleh makan, kereta tetap bersih bersinar :D.

Kereta bagian dalam, sedang tidak ada orang

Berdasarkan pengalaman, terdapat waktu super peak untuk rute saya, yaitu jam 07.00 - 08.00 pagi dan malamnya yaitu 20.00 - 21.00 serta 23.00 untuk the last train. Yaps, menggambarkan waktu kerja di Tokyo. Saat peak time, kereta penuh sesak, jangan harap mendapatkan kursi >< Walaupun penuh sesak, tetapi tetap tertib, jadi masih terasa nyaman, menurut saya :)

Suasana di dalam kereta saat peak time , gambar di ambil dari sini

Anyway, di atas jam 22.00 Jum’at malam, kebanyakan penumpangnya nge-drunk (mabokkss). Orang Jepang hobi party setelah kerjaannya beres, biasanya Jum’at malam menjelang weekend. Jadi sangat tidak direkomendasikan kalau hari Jum’at pulang super malam, karena kereta akan berbau - bau sake dkk ><.

Saat ngobrol dengan seorang googler di Google Tokyo yang kebetulan baru datang dari CA, USA
Afia : What is the most interesting from Tokyo?
Googler : The train, amazinggg…


Hohoho,… jadi kalau ke Tokyo dan sekitarnya, jangan lupa nyobain keretanya ya, terutama saat peak time, insyaAllah super duper berkesan deh hehe ^_^


Babysitter-ing (1) ^_^

Senpai saya, mb Ambi, seorang researcher pada suatu lembaga penelitian di Tokyo, tinggal hanya dengan kedua putri kecilnya (Takia chan 5 tahun, Samia chan 3 tahun), suaminya tinggal di Indonesia karena bekerja sebagai pegawai negeri. Cerita tentang keluarga mereka sudah saya tulis di posting-an sebelumnya :).Banyak sekali hikmah yang saya dapatkan setiap berkunjung ke tempat mb Ambi.

Waktu itu, Mb Ambi menghubungi saya, kalau saya sedang tidak repot, ingin meminta bantuan untuk menjaga Samia dan Takia chan, karena Mb Ambi harus mengikuti conference ke luar kota. Saya memang biasa main bareng dengan Samia dan Takia chan, tapi ini agak beda, mb Ambi harus menginap, jadi saya harus menemani mereka termasuk malam harinya. Awalnya, agak - agak ragu, bisakah…? Takutnya mereka g bisa tidur…dicoba deh, kayaknya mereka sudah lumayan deket sama saya ***ke-pede-an :D.

Takia - Samia chan dengan pose super keren ^_^

Hari itu datang juga, setelah selesai nge-lab, saya meluncur ke tempat Mb Ambi. Samia dan Takia chan sudah dijemput Neng Ega dari hoikuen (day care). Sebenarnya saya yang seharusnya menjemput mereka, tapi berhubung lab meeting -nya agak lama, jadilah meminta bantuan Neng Ega. Mb Ambi sudah mengirim pesan apa saja yang harus dilakukan, termasuk kebiasaan - kebiasaan mereka dan juga apa saja yang harus disiapkan untuk berangkat ke hoikuen keesokkan harinya.

Pertama, makan malam, done! Kedua adalah mandi, tarrraaaa…, penuh perjuangan, penuh rayuan maut tetapi tetap tak berhasil >< Mereka g mau mandi, hanya mau cuci pantat, cuci muka, cuci tangan...ok deh, dianggap done! Ketiga, menyiapkan tas masing - masing, done! Mb Ambi pesan, paling malam, biasanya jam 10 mereka sudah tidur. Tapi apa yang terjadi? Setelah menyiapkan tas, mereka menyiapkan baju untuk ke hoikuen besok, kemudian mereka bermain bersama lagi. Jam sudah menunjukkan pukul 10.30 malam, saya bingung, diapain ya supaya pada mau tidur? Didiemin aja deh, saya menyiapkan perlengkapan tidur. Waktu saya menata bantal dan selimut,
Takia chan : Tante Afia g boleh bobo, tante boleh bobo kalau Takia sama Samia udah bobo
Afia : Tante Afia mau bobo, ini matanya udah keliatan ngantuk kan? Takia sama Samia bobo yukk, besok kan ke hoikuen …
Takia chan : Takia harus pipis dulu sebelum bobo biar g ngompol…
Afia : Ok, tante anterin …
Akhirnya mereka mau juga merebahkan badannya. Baca petunjuk kebiasaaan tidur mereka dari Mb Ambi, Takia chan suka dielus-elus punggung-nya dengan minyak kayu putih sedangkan Samia chan suka dipeluk. Ooo iya, tidak lupa berdoa bersama. Takia chan memanjatkan doanya, …
Takia chan : Ya Allah, mudah2an Takia g ngompol dan besok bisa ketemu bunda…
Doa yang sederhana, tapi maknanya dalam banget, “mudah2an besok bisa ketemu bunda”. Doa itu diulang - ulang lebih dari 10 kali.
Afia : Loh, kok diulang - ulang terus? ***saya sudah suudzon, kayaknya mau mainan lagi
Takia chan : Kata bunda, do’a harus diulang - ulang tante. Allah suka kalau Takia banyak berdoa.
Huwaaa… maaf Takia chan, saya sudah suudzon. Setelah berdoa, mereka sudah mulai memejamkan mata, agak lega :).
Selang 30 menit, suddenly, Takia chan bangun …
Takia chan : Takia kebelet pipis, tante Afia anterin Takia…
Afia : Ok… *** Samia chan pun ikut berdiri
Setelah selesai, mereka bermain bersama lagi. What should I do? Bingung…, sekitar 15 menit kemudian, Takia merebahkan tubuhnya untuk tidur, kayaknya sudah capek :).
Takia chan : Tante, minyak kayu putih…
Mengelus- elus punggung Takia chan dan akhirnya tidur, alhamdulillah done! Samia chan belum tidur dan tiba - tiba menangis…
Samia chan : Samia mau bobo sama bunda …
Saya coba gendong Samia chan, lama kelamaan Samia memejamkan mata, mungkin sudah capek juga, alhamdulillah done! Sudah tidur semua, alhamdulillah! Cek HP, ternyata Mb Ambi miscall berkali - kali. Baru sadar g care dengan HP. Sudah lewat tengah malam, mereka tidur super telat. Anak kecil jika tidur kadang terbangun sesekali, ini juga tertulis di pesan Mb Ambi, jadi harus stand by di sebelah mereka. Takia chan tidur lebih nyenyak dari Samia chan. Samia chan beberapa kali minta digendong.

Keesokan paginya. Takia chan bangun lebih dulu, sekitar jam 7 sedangkan Samia chan jam 8. Pertama mereka sarapan. Setelah sarapan, seharusnya mereka mandi, tetapi tetap tidak mau mandi, hanya cuci pantat, sikat gigi, cuci muka, cuci tangan. Semua selesai jam 9.30 dan kita berangkat bersama ke hoikuen.
Finally…, mission accomplished, alhamdulillah! ^_^
Saya langsung meluncur ke gua keramat (baca: lab) :D.

Tidak ada alasan tidak berbakti dan menghormati orang tua kita, ibu dan ayah kita :). Terimakasih Mb Ambi, Takia chan, Samia chan, selalu tambah semangat bertemu dan bermain dengan kalian ^_^

Dari Abu Hurairah radhiyallaahu ‘anhu, beliau berkatau, “Seseorang datang kepada Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam dan berkata, ‘Wahai Rasulullah, kepada siapakah aku harus berbakti pertama kali?’ Nabi shalallaahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Ibumu!’ Dan orang tersebut kembali bertanya, ‘Kemudian siapa lagi?’ Nabi shalallaahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Ibumu!’ Orang tersebut bertanya kembali, ‘Kemudian siapa lagi?’ Beliau menjawab, ‘Ibumu.’ Orang tersebut bertanya kembali, ‘Kemudian siapa lagi,’ Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Kemudian ayahmu.’” (HR. Bukhari no. 5971 dan Muslim no. 2548)


Alhamdulillah menang, horree!!! ^_^

Kemaren, Jum’at pagi, saya ikutkan foto bento saya untuk Pawon Challenge dari Pawon Bu Tutik. Challenge-nya upload foto bento menggunakan produk Pawon Bu Tutik dan menulis kisah mengapa menggunakan produknya. Ada dua kategori pemenang, pemenang favorit, berdasarkan jumlah like dan pemenang undian, hadiahnya voucher JPY 1000. Makasih ya teman- teman yang berkenan nge-like foto bento saya, alhamdulillah menang ^_^

Keep Smiling Bento! ^_^
Bento cantik, sehat dan semoga barokah dengan nughet ayam bawang + sambel teri Pawon bu Tutik. Mengapa menggunakan produk Pawon Bu Tutik ?
1. Halal, insyaAllah terjamin halal mulai dari bahan, bumbu dan semuanya :D
2. Sehat, karena semua produk Pawon Bu Tutik tidak menggunakan bahan pengawet, msg, dsb
3. Meningkatkan nafsu makan, kalau nafsu makan saya sedang drop, misal saat eksperimen tiada tara di lab yang tidak tahu kapan berakhir >< , langsung calling Bu Tutik.
Apapun makanannya, sambelnya “Sambel Teri Pawon Bu Tutik”! ^_^