Nasehat

Saya mendapatkan beberapa nasehat atau mungkin bisa disebut inspiring words dari orang - orang di sekitar saya. Nasehat tersebut kadang saya tulis ulang di google doc, kadang juga tidak. Setelah dipertimbangkan, lebih baik juga saya tulis di blog, mungkin bisa bermanfaat bagi yang lain dan juga supaya saya tambah rajin mendokumentasikannya, hehe ^_^ . Nasehat - nasehat berikut tidak diurutkan berdasar apapun.

Rezeki kita sudah tertulis di Lauhul Mahfudz. Mau diambil lewat jalan halal ataukah haram, dapatnya segitu juga. Yang beda, rasa berkahnya…
Jodoh kita sudah tertulis di Lauhul Mahfudz, mau diambil dari jalan halal atau haram, dapatnya yang itu juga, yang beda rasa berkahnya…
Keduanya bukan tentang apa, berapa atau siapa, tapai BAGAIMANA Allah memberikannya. Diulurkan dgn lembut dan mesra atau dilempar penuh Murka!
Jodoh itu tetap misteri. Syukuri ketidaktahuan itu dgn merencanakan dan mengupayakan yg terbaik menuju pernikahan suci di dunia yang fana…
(Salim A. Fillah )

Tidak ada orang yang pintar ataupun bodoh, tidak ada orang yang berhasil ataupun gagal, tetapi yang ada adalah orang yang berkeinginan untuk selalu maju dan bekerja keras serta sebaliknya
(Sensei)

Bila dirimu sekarang sedang menunggu seseorang untuk menjalani kehidupan menuju ridha-Nya, bersabarlah dengan keistiqamahan.
Demi Allah dia tidak datang karena kecantikan, kepintaran ataupun kekayaanmu. Akan tetapi Allah lah yang akan menggerakkan hatinya.
Belum tentu yang kau cintai adalah yang terbaik untukmu.
Siapakah yang lebih mengetahui selain Allah?
Allah akan menjawab dengan lebih indah, pada saat yang tepat.
(at a Forum)

Teruslah bergerak, hingga kelelahan itu lelah mengikutimu.
Teruslah berlari, hingga kebosanan itu bosan mengejarmu.
Teruslah berjalan, hingga keletihan itu letih bersamamu.
Teruslah bertahan, hingga kefuturan itu futur menyertaimu.
Tetaplah berjaga, hingga kelesuan itu lesu menemanimu.
(alm. Ust Rahmat Abdullah)

Kamu mengatakan Al Qur’an adalah panduan hidupmu, pernahkah kamu memberikan waktu untuknya?
Memberikan waktu berbeda dengan menyisakan waktu…
(My sister at Japan)

Letakkan kakimu di bintang yang tinggi,
Miliki semangat paling tinggi di bintang tertinggi.
(Dr Aidh bin Abdullah Al-Qarni)

Jalan masih panjang terbentang dihadapan
Tak hanya sekedar dunia
Lihatlah ke depan yang lalu biar berlalu
Jadikan pemicu kalbu
(Edcoustic)

Ikatlah ilmu dengan pena
(Imam Syafi’i)